Apa itu 0G (0G)

Oleh CMC AI
03 June 2026 02:08AM (UTC+0)
TLDR

0G adalah lapisan infrastruktur terdesentralisasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi kecerdasan buatan (AI) yang dapat diverifikasi dan skalabel di blockchain.

  1. Sistem Operasi AI Terdesentralisasi – Menyediakan rangkaian layanan modular terpadu—penyimpanan, ketersediaan data, komputasi, dan rantai—untuk menggantikan sistem AI terpusat yang tidak transparan.

  2. Arsitektur Modular Empat Lapisan – Intinya terdiri dari lapisan yang saling terhubung untuk eksekusi, penyimpanan, verifikasi data, dan komputasi berbasis GPU, memungkinkan pengembang menggunakan hanya bagian yang mereka butuhkan.

  3. Dasar untuk AI On-Chain – Proyek ini bertujuan menjadikan AI sebagai barang publik yang transparan, mendukung berbagai kasus penggunaan seperti agen AI, DeFi, dan aplikasi terdesentralisasi (dApps) berperforma tinggi.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Ditawarkan

0G mengatasi kendala utama AI terpusat: biaya tinggi, kurangnya transparansi, dan rentan terhadap sensor. Misinya adalah menjadikan AI sebagai barang publik dengan membangun Sistem Operasi AI Terdesentralisasi (deAIOS). Sistem ini menawarkan alternatif terbuka dan modular dibandingkan model "kotak hitam" yang dikendalikan oleh perusahaan teknologi besar, sehingga memastikan akuntabilitas dan kesesuaian dengan kebutuhan manusia (0G).

2. Teknologi & Arsitektur

Platform ini dibangun di atas empat lapisan yang saling terhubung dan bekerja bersama sebagai tumpukan modular:

  • 0G Chain: Blockchain berperforma tinggi yang kompatibel dengan EVM, berfungsi sebagai lapisan eksekusi untuk smart contract dan logika AI.
  • 0G Storage: Jaringan terdesentralisasi untuk penyimpanan data besar dan model AI yang hemat biaya dan tahan terhadap manipulasi.
  • 0G Data Availability (DA): Lapisan yang dapat diskalakan tanpa batas untuk memastikan data penting dapat diverifikasi dan mudah diakses oleh aplikasi.
  • 0G Compute Network: Pasar terdesentralisasi yang menghubungkan pengguna dengan penyedia GPU untuk inferensi AI dan pelatihan model.

Desain ini memungkinkan skalabilitas horizontal, di mana jaringan konsensus baru dapat ditambahkan secara dinamis sesuai permintaan (0G Blog).

3. Dasar Ekosistem

Pengembang dapat memanfaatkan komponen 0G untuk membangun aplikasi tanpa perlu kepercayaan (trustless). Penawaran utama meliputi 0G Service Marketplace untuk menerapkan agen AI siap pakai dan lapisan 0G Serving sebagai pasar peer-to-peer untuk inferensi AI. Ekosistem ini mendukung berbagai kasus penggunaan, mulai dari game on-chain dengan NPC cerdas hingga protokol DeFi yang membutuhkan akses data cepat dan komputasi yang dapat diverifikasi.

Kesimpulan

Secara mendasar, 0G adalah proyek infrastruktur yang berupaya mendesentralisasi tumpukan AI dengan menggabungkan eksekusi blockchain yang skalabel dengan penyimpanan dan komputasi yang dapat diverifikasi. Seiring pertumbuhan ekosistemnya, pertanyaan utama yang muncul adalah: apakah pendekatan modular dan terbuka ini dapat berhasil menantang model pengembangan AI terpusat yang sudah mapan?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.