Penjelasan Mendalam
1. Tujuan & Teknologi Inti
Starknet adalah Validity Rollup tanpa izin, sering disebut ZK-Rollup, yang beroperasi sebagai Layer 2 (L2) di atas Ethereum (CoinMarketCap). Tujuan utamanya adalah mengatasi tantangan skalabilitas Ethereum.
Starknet memproses transaksi secara berkelompok di luar rantai utama dan menggunakan bukti kriptografi STARK—sejenis bukti zero-knowledge—untuk memverifikasi keabsahannya. Bukti tunggal yang ringkas kemudian dikirim ke Ethereum, sehingga secara signifikan mengurangi biaya gas dan meningkatkan kapasitas transaksi tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi lapisan dasar.
2. Fungsi Token STRK
Token STRK sangat penting untuk operasi dan tata kelola Starknet (Starknet Documentation). Fungsi utamanya meliputi:
- Biaya Transaksi: Pengguna dapat membayar biaya jaringan menggunakan STRK (selain ETH).
- Tata Kelola: Pemegang token memberikan suara dalam pembaruan protokol dan keputusan penting.
- Staking: STRK distake untuk mengamankan jaringan, dengan lebih dari 430 juta token telah distake pada Juli 2025 (CoinMarketCap). Ini memberi insentif bagi peserta yang mengurutkan transaksi dan menghasilkan bukti.
Salah satu pembeda utama adalah pergeseran Starknet menjadi rollup yang menjaga privasi. Pembaruan v0.14.2 (April 2026) memperkenalkan infrastruktur privasi bawaan (CoinMarketCap).
Ini memungkinkan kerangka kerja seperti STRK20, yang memungkinkan setiap token ERC-20 di Starknet memiliki saldo terenkripsi dan transfer terlindungi secara default. Selain itu, ada strkBTC, yang memungkinkan pemegang Bitcoin mengakses DeFi di Starknet tanpa harus membuka riwayat transaksi mereka. Ini melanjutkan warisan privasi dari Zcash, yang didirikan bersama oleh pendiri Starknet, Eli Ben-Sasson.
Kesimpulan
Starknet pada dasarnya adalah mesin skalabilitas Ethereum dengan keamanan tinggi yang semakin menonjolkan dirinya melalui privasi yang dapat diprogram secara native di tingkat protokol. Bagaimana gabungan antara skalabilitas, keamanan, dan privasi bawaan ini akan membentuk generasi berikutnya dari aplikasi terdesentralisasi?