Penjelasan Mendalam
1. Aktivasi Inflasi Staking (Oktober/November 2026)
Gambaran Umum: Sesuai dengan kerangka tokenomik, Pharos menerapkan tingkat inflasi staking 0% selama enam bulan pertama setelah peluncuran Mainnet pada 28 April 2026 (Pharos). Mulai bulan ketujuh—diperkirakan pada Oktober atau November 2026—kebijakan penerbitan staking jaringan akan mengaktifkan tingkat inflasi tahunan sebesar 5%. Pendekatan bertahap ini dirancang untuk menjaga disiplin pasokan di awal sekaligus membangun anggaran yang berkelanjutan untuk memberikan penghargaan kepada validator dan menjaga keamanan jaringan dalam jangka panjang.
Maknanya: Ini bersifat netral hingga positif untuk PROS karena memperkenalkan insentif hasil bagi para staker, yang berpotensi meningkatkan partisipasi jaringan dan keamanannya. Risiko yang ada adalah penerbitan token baru dapat menimbulkan tekanan jual jika permintaan staking tidak seimbang dengan pasokan baru.
2. Perluasan Ekosistem & dApp (2026)
Gambaran Umum: Visi proyek untuk 2026 adalah mengubah aset dunia nyata menjadi aktivitas nyata di blockchain (Pharos). Hal ini didorong oleh inkubator RealFi Alliance senilai $10 juta di Hong Kong dan kerja sama erat dengan pemilik aset serta protokol seperti Centrifuge. Lebih dari 50 dApp sudah aktif sejak awal Mainnet, dengan fokus pada tokenisasi RWA (Real-World Assets), DeFi, dan produk hasil (yield).
Maknanya: Ini positif untuk PROS karena ekosistem yang berkembang dan berorientasi pada utilitas akan meningkatkan permintaan transaksi untuk token PROS sebagai biaya gas dan menciptakan lebih banyak alasan untuk menyimpan token tersebut. Keberhasilan tergantung pada adopsi pengguna dan kualitas aset yang dibawa ke blockchain.
3. Adopsi RealFi Institusional (Berlanjut)
Gambaran Umum: Fokus utama 2026 adalah menyediakan Layer 1 yang sesuai dengan standar kepatuhan dan tingkat institusional. Infrastruktur kunci untuk ini sudah berjalan, termasuk USDC native dan Circle’s Cross-Chain Transfer Protocol (CCTP) untuk penyelesaian yang diatur, serta kemitraan dengan kustodian yang diawasi seperti Anchorage Digital (CoinMarketCap). Tujuannya adalah menstandarisasi eksekusi aset dunia nyata institusional (RWA).
Maknanya: Ini positif untuk PROS karena menarik modal institusional dan aset berkualitas tinggi akan secara signifikan meningkatkan total nilai terkunci (TVL) dan kredibilitas jaringan. Risiko utama adalah lambatnya integrasi keuangan tradisional dan perubahan regulasi yang terus berlangsung.
Kesimpulan
Roadmap jangka pendek Pharos secara strategis fokus pada aktivasi ekonomi jaringan melalui penghargaan staking sambil menjalankan visi jangka panjangnya untuk menjadi infrastruktur terdepan bagi RealFi institusional. Apakah aktivasi hasil staking ini akan berhasil menyeimbangkan pasokan token baru dengan peningkatan permintaan validator?