Prediksi Harga Oasis (ROSE)

Oleh CMC AI
12 April 2026 07:51PM (UTC+0)
TLDR

Prospek harga ROSE menunjukkan kondisi yang beragam, dengan keseimbangan antara adopsi teknologi yang menjanjikan dan risiko pasar yang masih ada.

  1. Adopsi AI & Privasi – Peluncuran mainnet ROFL menempatkan Oasis sebagai infrastruktur untuk AI privat, yang berpotensi meningkatkan permintaan pengembang dan utilitas token.

  2. Pilot RWA Institusional – Kemitraan seperti pilot Franklin Templeton dapat meningkatkan kredibilitas dan menarik modal institusional jika berhasil diperluas.

  3. Dampak Delisting di Bursa – Penghapusan ROSE dari bursa besar Korea pada 2025 mengurangi likuiditas dan mungkin terus memengaruhi sentimen investor.

Penjelasan Mendalam

1. Teknologi & Adopsi Proyek (Dampak Positif)

Gambaran: Oasis Protocol Foundation meluncurkan mainnet Runtime Offchain Logic (ROFL) pada 2 Juli 2025. Kerangka kerja ini memungkinkan komputasi off-chain yang dapat diverifikasi dan bersifat privat menggunakan Trusted Execution Environments (TEEs), dengan fokus pada aplikasi AI dan DeFi. Proyek awal seperti Zeph dan WT3 sudah mulai membangun di atasnya. Foundation juga mengumumkan hibah sebesar $5 juta untuk membawa dana treasury tokenized Midas ke rantai Sapphire (Cryptobriefing). Selain itu, ada pilot bersama Franklin Templeton dan Zodia Custody menggunakan dana pasar uang tokenized BENJI, menambahkan narasi aset dunia nyata (RWA) (Coin Edition).

Maknanya: Adopsi ROFL yang berhasil dapat meningkatkan aktivitas jaringan secara signifikan, karena pengembang membayar biaya gas dan melakukan staking ROSE untuk layanan. Ini menciptakan permintaan langsung terhadap token. Pilot RWA institusional, jika diperluas, dapat membawa modal besar dan tahan lama ke jaringan, mendukung kenaikan nilai token.

2. Sentimen Pasar & Lanskap Kompetitif (Dampak Campuran)

Gambaran: Sektor privasi dan Privacy Layer 1 secara umum mengalami perkembangan fokus pada tahun 2026, dengan Oasis sering dibandingkan dengan pesaing seperti Secret Network dan Aleph Zero (CoinMarketCap). ROSE mengalami kenaikan 105% pada Januari 2026, didorong oleh rotasi trader ke narasi privasi-AI dan lonjakan open interest futures hingga $26,23 juta (AMBCrypto).

Maknanya: ROSE dapat mengambil manfaat dari momentum kuat di sektor ini, seperti yang terlihat pada Januari. Namun, hal ini juga membuatnya rentan terhadap perubahan narasi dan rotasi modal keluar dari koin privasi. Harga ROSE sebagian bergantung pada popularitas sektor yang bisa sangat fluktuatif.

3. Risiko Regulasi & Likuiditas (Dampak Negatif)

Gambaran: Pada Maret 2025, tiga bursa terbesar di Korea Selatan—Upbit, Bithumb, dan Coinone—menghapus token Oasis (OAS) dari daftar perdagangan karena kurangnya transparansi dan keterbukaan informasi tepat waktu (BitcoinWorld). Penghapusan ini biasanya menyebabkan tekanan jual langsung dan pengurangan likuiditas jangka panjang.

Maknanya: Peristiwa ini menciptakan beban yang terus berlanjut, mengurangi akses ke pasar ritel utama dan merusak kepercayaan. Mengembalikan token ke bursa besar yang diatur sangat sulit, dan likuiditas yang menurun membuat token lebih rentan terhadap volatilitas, sehingga menjadi risiko negatif yang berkelanjutan.

Kesimpulan

Masa depan ROSE bergantung pada kemampuannya mengubah keunggulan teknologi dalam komputasi AI rahasia menjadi penggunaan nyata, sambil mengatasi kekurangan likuiditas dan kepercayaan akibat masalah di bursa sebelumnya. Bagi pemegang token, ini berarti perlu memantau pertumbuhan aplikasi berbasis ROFL dan Total Value Locked (TVL) lebih dari sekadar perubahan sentimen jangka pendek.

Apakah ROFL dapat menarik cukup banyak aktivitas pengembang untuk mengimbangi keterbatasan likuiditas akibat delisting pada 2025?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.