Apa itu MultiversX (EGLD)

Oleh CMC AI
31 May 2026 01:28AM (UTC+0)
TLDR

MultiversX adalah platform blockchain berperforma tinggi dan skalabel yang dirancang untuk mendukung aplikasi berskala internet, mulai dari keuangan terdesentralisasi hingga metaverse, yang didukung oleh token utilitas asli, EGLD.

  1. Fondasi yang Skalabel: Ini adalah blockchain Layer 1 yang menggunakan adaptive state sharding untuk mencapai throughput tinggi, latensi rendah, dan biaya transaksi minimal, dengan tujuan penggunaan yang luas.

  2. Didukung oleh EGLD: Token EGLD adalah sumber utama jaringan, digunakan untuk membayar transaksi, mengamankan jaringan melalui staking, dan berpartisipasi dalam tata kelola on-chain.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Ditawarkan

MultiversX bertujuan untuk mengatasi trilema skalabilitas blockchain—menyeimbangkan kecepatan, keamanan, dan desentralisasi—untuk menciptakan fondasi bagi adopsi massal. Visi platform ini adalah memungkinkan "Multiverse" yang mulus, di mana dunia fisik dan digital dapat berinteraksi (MultiversX). Platform ini dibangun untuk menangani skala dunia nyata, mendukung penggunaan seperti pembayaran volume tinggi, keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA) dengan efisiensi yang sebanding dengan layanan web tradisional.

2. Teknologi & Arsitektur

Inovasi utama adalah adaptive state sharding, yang secara dinamis membagi jaringan menjadi bagian-bagian kecil (shard) untuk memproses transaksi secara paralel. Arsitektur ini, dikombinasikan dengan konsensus Secure Proof of Stake (SPoS), dilaporkan mampu memproses lebih dari 100.000 transaksi per detik dengan latensi 6 detik dan biaya sekitar $0,002 (CoinMarketCap). Bagi pengembang, MultiversX menawarkan standar token asli (ESDT) dan mendukung smart contract melalui WebAssembly (WASM), dengan fokus pada performa dan pengalaman pengguna yang lancar.

Kesimpulan

MultiversX pada dasarnya adalah infrastruktur yang skalabel, dengan keyakinan bahwa throughput tinggi dan biaya rendah adalah prasyarat untuk generasi berikutnya dari aplikasi Web3. Apakah arsitektur berbasis sharding ini akan menjadi pilihan utama bagi pengembang yang membangun aplikasi berskala internet?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.