Apa itu Block Street (BSB)

Oleh CMC AI
03 June 2026 01:25AM (UTC+0)
TLDR

Block Street (BSB) adalah proyek infrastruktur dasar yang membangun Unified Liquidity Layer pertama untuk mengatasi fragmentasi pasar pada aset dunia nyata yang telah ditokenisasi (RWAs) seperti saham dan derivatif.

  1. Mengatasi Fragmentasi Likuiditas – Menggabungkan kumpulan likuiditas yang terpisah dari berbagai penerbit dan blockchain ke dalam satu lapisan eksekusi yang efisien.

  2. Protokol Infrastruktur Inti – Ekosistem ini didukung oleh Aqua, sebuah unified liquidity layer, dan Everst, protokol pinjam-meminjam yang fokus pada RWA.

  3. Token Tata Kelola & Utilitas – Token asli $BSB memfasilitasi akses ke platform, staking untuk mendapatkan hadiah, dan tata kelola komunitas atas parameter penting.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Diberikan

Seiring aset keuangan seperti saham dan obligasi mulai dipindahkan ke blockchain, likuiditasnya tersebar di berbagai tempat dan blockchain yang berbeda. Fragmentasi ini menyebabkan ketidakefisienan, spread harga yang lebih lebar, dan membatasi adopsi oleh institusi. Block Street mengatasi masalah ini dengan membangun Unified Liquidity Layer, sebuah infrastruktur bersama yang menggabungkan likuiditas yang terfragmentasi tersebut. Hal ini memungkinkan harga eksekusi yang lebih baik, perdagangan yang hemat biaya gas, dan interoperabilitas yang mulus antara DeFi dan aset dunia nyata yang ditokenisasi (CoinMarketCap).

2. Dasar Ekosistem

Fungsi platform ini dijalankan melalui dua protokol inti. Aqua berperan sebagai synthetic order book, mengumpulkan likuiditas dari berbagai penerbit berlisensi untuk meminimalkan slippage bagi para trader. Everst Protocol memungkinkan penggunaan DeFi yang lebih maju, memungkinkan pengguna untuk meminjam, meminjamkan, dan berdagang menggunakan saham token sebagai jaminan. Bersama-sama, mereka bertujuan menyediakan pasar dengan standar institusional yang beroperasi 24/7 untuk RWAs.

3. Tokenomik & Tata Kelola

Token $BSB adalah mekanisme koordinasi dalam ekosistem ini. Token ini memiliki tiga fungsi utama: sebagai utility token untuk mengakses fitur premium dan diskon biaya; untuk staking guna mendapatkan hadiah dan menunjukkan komitmen jangka panjang; serta untuk tata kelola, di mana pemegang token dapat memilih parameter penting seperti model biaya dan kriteria onboarding aset (Block Street).

Kesimpulan

Block Street pada dasarnya adalah mesin interoperabilitas yang dirancang untuk menyatukan pasar modal on-chain yang terfragmentasi. Apakah infrastrukturnya dapat menjadi jembatan standar yang menghubungkan keuangan tradisional dengan efisiensi DeFi?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.