Analisis harga 1inch (1INCH) Terbaru

Oleh CMC AI
05 June 2026 04:01PM (UTC+0)
TLDR

1inch turun 9,63% menjadi $0,0687 dalam 24 jam terakhir, kinerjanya lebih buruk dibandingkan penurunan pasar yang lebih luas yang terutama dipicu oleh pergeseran risiko makroekonomi. Pergerakannya searah dengan Bitcoin (-5,35%) namun dengan penurunan hampir dua kali lipat, mencerminkan beta yang lebih tinggi dan likuiditas yang tipis.

  1. Alasan utama: Penurunan pasar kripto secara umum yang dipicu oleh data pekerjaan AS yang kuat, mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve dan menekan aset berisiko.

  2. Alasan sekunder: Volume perdagangan yang sangat rendah (-76,44%), yang dapat memperbesar pergerakan harga ke kedua arah saat pasar mengalami tekanan.

  3. Perkiraan pasar jangka pendek: Tekanan bearish masih berlanjut sementara pasar mencerna data makro. Jika harga bertahan di atas $0,065, ada potensi rebound teknikal menuju $0,076; jika turun di bawah level ini, risiko menguji titik terendah tahunan meningkat.

Analisis Mendalam

1. Penjualan Pasar yang Dipicu oleh Faktor Makro

Gambaran umum: Kapitalisasi pasar kripto turun 5,42% dalam 24 jam, dipimpin oleh penurunan Bitcoin ke $60.480,78. Pemicu utama adalah laporan pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan (Coindesk), yang menunjukkan penambahan 172.000 pekerjaan pada Meiโ€”dua kali lipat dari perkiraan. Hal ini mengurangi kemungkinan pemotongan suku bunga oleh Fed dalam waktu dekat, memperkuat dolar dan menekan aset spekulatif seperti kripto.

Maknanya: 1inch, sebagai token DeFi dengan beta tinggi, sangat sensitif terhadap perubahan likuiditas pasar secara keseluruhan dan selera risiko investor. Pergerakan ini bukan karena berita khusus tentang koin, melainkan akibat guncangan makro di seluruh sektor.

Perhatikan: Data inflasi AS berikutnya (CPI) pada 6 Juni yang akan mempengaruhi ekspektasi suku bunga.

2. Likuiditas Rendah Memperbesar Pergerakan Harga

Gambaran umum: Volume perdagangan 1inch dalam 24 jam turun drastis 76,44% menjadi $19,33 juta. Likuiditas yang sangat tipis ini berarti tekanan jual yang kecil pun bisa menyebabkan fluktuasi harga yang besar, memperparah tren penurunan.

Maknanya: Koin ini berada dalam kondisi pasar dengan sedikit pembeli yang aktif, sehingga penjual lebih mudah menekan harga turun. Rasio perputaran (turnover) sebesar 0,199 mengonfirmasi pasar yang dangkal.

Perhatikan: Peningkatan volume yang berkelanjutan di atas $50 juta, yang akan menandakan minat beli kembali dan bisa membantu menstabilkan harga.

3. Perkiraan Pasar Jangka Pendek

Gambaran umum: Struktur teknikal menunjukkan tekanan bearish namun kondisi sudah sangat oversold. Harga berada jauh di bawah semua rata-rata bergerak utama (SMA 7 hari di $0,0828). Titik pivot harian sebagai resistance ada di $0,0760. Pemicu langsung berikutnya adalah data CPI AS pada 6 Juni. Jika Bitcoin menemukan dukungan di sekitar $60.000, 1inch berpotensi melakukan rebound menuju $0,076. Namun, jika gagal bertahan di level support $0,065, risiko penurunan ke level terendah Februari 2026 sekitar $0,055 meningkat.

Maknanya: Jalur dengan hambatan paling kecil adalah ke bawah, tetapi kondisi oversold yang ekstrem (RSI7 di 11,36) membuka peluang untuk reli pemulihan jika tekanan makro mereda.

Perhatikan: Reaksi Bitcoin di level $60.000 dan hasil data CPI.

Kesimpulan

Perkiraan Pasar: Tekanan Bearish Penurunan ini merupakan akibat dari pelarian risiko yang dipicu faktor makro, diperparah oleh struktur pasar 1inch yang kurang likuid. Sampai sentimen pasar membaik atau volume pembelian kembali meningkat, token ini rentan terhadap penurunan lebih lanjut.

Hal penting yang harus diperhatikan: Apakah Bitcoin mampu bertahan di $60.000 setelah rilis data CPI 6 Juni, dan apakah volume perdagangan 1inch pulih untuk mengonfirmasi titik terendah lokal?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.
1INCH
1inch1INCH
|
$0.06975

3.68%ย (1h)